HOT News

Hubungi kami segera

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Dapatkansegera penawaran khusus kami dengan hubungi nomor yang tertera

Dapatkansegera penawaran khusus kami dengan hubungi nomor yang tertera
Showing posts with label free. Show all posts
Showing posts with label free. Show all posts

Friday, 11 November 2016

Beasiswa Pemerintahan Jiangsu di cina 2017

Ada informasi beasiswa, beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa internasional untuk S1, S2 dan S3 di China. berikut persyaratan nya dan cara bagaimana mendaftarnya.


Persyarattan

  1. Pelamar lulusan sma untuk apply S1 dan usia dibawah 25 tahun
  2. Pelamar lulusan S1 untuk apply S2 dan usia dibawah 35 tahun
  3. Pelamar lulusan S2 untuk apply S3 dan usia dibawah 40 tahun
  4. Pelamar memiliki HSK 5* and IELTS 6.5* or TOEFL Ibt 90*
  5. Pelamar bukan dari kewarganegaraan China
  6. Form aplikasi (dicetak dan ditandatangani)
  7. Fotokopi paspor.
  8. Fotokopi ijasah dan transkip.
  9. Membuat proposal penelitian (ditulis dalam bahasa cina atau inggris dan tidak kurang dari 800 kata)
  10. Dua surat rekomendasi dari professor kandidiat PhD dan tanda tangan professor, nomor telepon, dan alamat rumah
  11. Makalah akademis atau prestasi akademis kalau ada.
  12. Fotocopi form pemeriksaan fisik.


Bagaimana cara mendaftar nya? 

Form pendaftaran (ini) 
Batas pendaftaran 15 April 2017


Website link : ini

Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa lainnya, Hubungi 08787 8787 190 atau Email : novie,gunadi@gmail.com




Thursday, 27 October 2016

Beasiswa Master oleh Oxford Pershing Square Graduate 2017

Info beasiswa :


Oxford Pershign square scholarship telah dilaksanakan mulai tahun 2014 dan memberikan pendanaan beasiswa berupa uang perkuliahan serta tunjangan hidup selama masa studi. Selain itu, para penerima beasiswa nantinya akan berkesempatan mendapatkan mentorship dan menjalin relasi dengan anggota lainnya. Tidak hanya itu, kandidat akan menjadi anggota serta diundang untuk mengikuti pertemuan dan workshop di new York bersama innovator ternama.

Kualifikasi :
  1. Memiliki record akademis yang baik
  2. Menunjukkan potensi kepemimpinan melalui pengalaman dan motivasi
  3. Memiliki karakter, integritas dan komitmen yang kuat
  4. Berfocus untuk mengatasi masalah global dalam karir, baik pada organisasi yang telah diikuti atau melalui pengembangan perusahaan baru
  5. Mampu mencapai solusi berskala dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah global yang ada
  6. Mampu menjelaskan bagaimana program Oxford1+! MBA ini dapat membuat anda mencapat tujuan anda


Persyaratan :
  1. Telah menyelesaikan gelar Sarjana
  2. Pengalaman kerja professional
  3. Skor GMAT atau GRE
  4. Skor TOEFL Ibt min 110 atau IELTS 7.5
  5. Surat rekomendasi dari akademik atau ditempat kerja
  6. Dua buah essay : a. How do you fit with Oxford Said’s Mission? (Max 500kata) b. Is there anything not covered in the application form which you would like to Admissions Committee to know about you? (Max 250 kata)
  7. Form Aplikasi Online 

Untuk kualifikasi dan deadline masing masing program master yang terintegrasi dengan program 1+1 MBA dapat dilihat pada link ini : Master
Pendaftaran
Pastikan anda telah memenuhi persyaratan baik untuk program MBA maupun Master yang dipilih, kemudian daftarkan diri anda pada kedua program dengan waktu aplikasi yang sama , pendaftaran dapat dilihat disini : Apply 

Anda harus mendaftar sebelum tanggal 17 Maret 2017.

Informasi lebih lanjut bisa email : ps.scholars@sbs.ox.ac.uk
Selamat mencoba

Untuk informasi beasiswa lainnya, Hubungi Novie 08787 8787 190 atau Email : Novie.Gunadi@gmail.com




Wednesday, 26 October 2016

Queen’s University Belfast 2017 S1

Info beasiswa :



Queen University Belfast membuka aplikasi untuk beasiswa internasional untuk 2017 tahun. Beasiswa yang tersedia untuk melakukan sarjana, pascasarjana Universitas Queen di Belfast. Ratu berkomitmen untuk menyambut siswa dari seluruh dunia dan membantu mereka untuk mencapai ambisi mereka. Beasiswa yang ditawarkan dalam berbagai bidang untuk membantu siswa dalam meningkatkan pendidikan mereka.
Beasiswa ini biaya penuh untuk siswa tingkat biaya Internasional berbakat yang akan mulai studi sarjana penuh waktu mereka di Queen University Belfast di September 2017.

Persyaratan :
  1. Siswa harus diklasifikasikan sebagai siswa internasional
  2. Siswa harus menerima surat tawaran untuk tempat di program sarjana penuh waktu di kampus University Belfast Ratu, yang dimulai pada tahun akademik 2017-18 dan bertemu setiap akademik dan bahasa kondisi yang melekat pada tawaran mereka sebagaimana tercantum dalam surat penawaran mereka.
  3. Internasional siswa diperbolehkan untuk mendaftar. 
  4. Pelamar harus memiliki transkrip gelar untuk semua periode studi yang mereka telah menyelesaikan.
  5. IELTS or TOEFL


Pendaftaran :.
Harap dicatat bahwa pelamar harus menggunakan jumlah aplikasi 8-digit ditemukan pada mereka surat penawaran dari Universitas Queen di Belfast. nomor aplikasi yang tidak valid, tidak akan dipertimbangkan.
Formulir Aplikasi sarjana Formulir 


Batas Pendaftaran: Tenggat waktu aplikasi adalah 8 Juni 2017 untuk program sarjana
Untuk informasi lebih lanjut, Hubungi Novie 08787 8787 190 atau Email : Novie.Gunadi@gmail.com 

Tuesday, 25 October 2016

Hak Kerja Pelajar Internasional di Australia


Sydney -

Jika Anda seorang pelajar internasional, hak bekerja di Australia tentu saja diatur menurut hukum yang berlaku di sini. Ikuti keterangan lengkap berikut mengenai berapa jam anda boleh bekerja, berapa bayaran yang akan diterima dan yang lainya. Dua pakar berikut Dr Laurie Berg, dosen senior di Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sydney (UTS), dan Bassina Farbenblum, dosen senior di Fakultas Hukum Universitas New South Wales (UNSW), membagi informasi tentang hak kerja pelajar internasional di Australia.

Berapa jam per minggu bisa kerja?

"Para pelajar dan pasangannya bisa bekerja hingga 40 jam per dua minggu ketika semester pelajaran sedang berlangsung, dan bisa bekerja dengan tak terbatas jika kuliah sedang libur. Mahasiswa yang menjalani kuliah pasca sarjana atau doktoral memiliki hak kerja yang tak terbatas." kata Dr Laurie dari UTS.
"Misalnya, Sajeed yang bekerja sambil belajar di Australia dengan visa Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan (sub-kelas 572). Jika ia bekerja sepuluh jam dalam satu minggu, dan kemudian 35 jam di minggu berikutnya, ia akan melanggar syarat visanya," jelas Laurie.
Anthony Cheng adalah pelajar internasional dari China dan saat ini sedang menjalani pendidikan S2 untuk Akuntansi Profesional.

"Saya bekerja sekitar 12-15 jam per minggu. Itu cukup bagi saya."
- Anthony Cheng

Berapa gaji minimum per jam?

Pelajar internasional biasanya dipekerjakan paruh waktu atau lepasan (casual). Hal itu memengaruhi tingkat gaji Anda.
"Karyawan paruh waktu memiliki jam kerja teratur dan terjamin setiap minggunya, dan mereka mendapat hak seperti cuti tahunan dan cuti sakit. Karyawan lepasan bekerja dengan perhitungan jam atau harian dan cenderung tak memiliki jam kerja teratur atau terjamin. Karyawan lepasan ini tak dibayar saat cuti sakit atau cuti tahunan," kata Dr Laurie.

"Upah minimum di Australia untuk semua pekerja berusia lebih dari 21 tahun adalah 17,70 dolar (atau setara Rp 177.000) per jam. Pekerja lepasan setidaknya berhak mendapat gaji yang 25% lebih besar dari jumlah itu sebagai tunjangan tambahan karena ketidakjelasan kapan mereka akan bekerja. " kata Laurie Berg.

Roumani Alab adalah pelajar internasional dari Mesir yang saat ini sedang mengambil studi Master Teknik Biomedis.
"Saya baru saja mulai pekerjaan baru dua minggu lalu. Saya mendapat upah sekitar 40 dolar (atau setara Rp 400.000) per jam. Selama 1,5 tahun sebelumnya, saya bekerja di perusahaan yang hanya membayar saya 12 dolar (atau setara Rp 120.000) per jam. Saya tahu itu terlalu rendah tapi saya harus bekerja."
- Roumani Alab

Berapa upah yang anda dapat saat bekerja di akhir pekan dan hari libur nasional?

"Dalam aturan sekarang, semua pekerja berhak mendapat bayaran tambahan (yang di Australia disebut penalty rate) ketika mereka bekerja di malam hari, pada akhir pekan atau pada hari libur," kata Dr Laurie.

"Misalnya, Soshana adalah seorang mahasiswa berusia 20 tahun yang bekerja sebagai pembersih lepas waktu di bawah Ketentuan Pekerja Cleaning Services. Ia berhak mendapat upah 23,64 dolar (atau setara Rp 236.000) per jam untuk gaji pokok, 26,47 dolar (atau setara Rp 264.000) per jam untuk kerja di malam hari, dan 33,09 dolar (atau setara Rp 330.000) per jam untuk kerja di hari Sabtu serta 52 dolar (atau setara Rp 520.000) per jam pada hari libur nasional," terangnya.

Hari libur di Australia termasuk Hari Natal, Boxing Day (sehari setelah Natal), Tahun Baru dan Australia Day (yang diperingati tanggal 26 Januari setiap tahunnya).



Anthony Cheng dari China adalah pelajar internasional di Sydney yang tengah kuliah pasca sarjana di bidang akuntansi. ABC: Lisa Clarke

Berapa hari libur yang bisa didapatkan?

"Pekerja paruh-waktu menerima sejumlah hari cuti tahunan dan cuti sakit, bergantung pada proporsi kerja mereka (pekerja penuh waktu - bekerja 38 jam per minggu -berhak mendapat 4 minggu cuti tahunan)," kata Dr Laurie.

"Karyawan lepas waktu tidak berhak atas cuti yang tetap dibayar," sambungnya.
Tiziana Zingali adalah mahasiswa internasional dari Italia yang saat ini mengejar gelar PhD dalam bidang sains.

"Saya menerima beasiswa yang mencakup biaya kuliah dan uang saku jadi saya tak perlu bekerja. Saya rasa warga Australia mendapat libur empat minggu per tahun. Di Italia, jika Anda bekerja penuh waktu, Anda hanya mendapatkan libur dua minggu per tahun. "
- Tiziana Zingali

Bagaimana jika hak Anda dilanggar?






Roumani Alabd berasal dari Mesir dan pelajar internasional yang tengah kuliah pasca sarjana jurusan teknik biomedika.ABC: Lisa Clarke

Bassina Farbenblum, dosen senior di Fakultas Hukum UNSW menyarankan hal-hal berikut:

1. "Hubungi lembaga Fair Work Ombudsman (FWO) di nomor 13 13 94 atau melalui layanan penerjemah di nomor 13 14 50. FWO mungkin merujuk pekerja ke materi yang relevan di situs mereka untuk membantu pekerja mendapatkan hak-hak mereka, atau bisa menghubungi pihak yang mempekerjakan penelepon. Dalam beberapa kasus, FWO bisa memberikan bantuan lebih lanjut untuk pekerja atau mungkin menyelidiki lebih lanjut.

2. Hubungi serikat pekerja yang relevan. Serikat pekerja bisa mengambil sejumlah tindakan atas nama pekerja yang merupakan anggota mereka, termasuk langsung bernegosiasi dengan perusahaan pemberi kerja untuk membayar hak pekerja.

3. Hubungi lembaga bantun hukum atau konsultan hukum. Beberapa dari mereka memberikan saran gratis dan bantuan untuk menulis surat tuntutan ke majikan, dan dalam beberapa kasus akan mewakili pekerja dalam berhadapan dengan pihak pemberi kerja.

4. Mengajukan klaim di Pengadilan Perdata Ringan. Meski pilihan ini terbuka bagi siapa saja, dan panduan untuk pengajuan klaim tersedia di situs FWO, sebagian besar pelajar internasional akan membutuhkan saran dan bantuan untuk melakukan hal ini. "

UNSW, UTS dan Universitas Sydney mengundang siapa saja yang bekerja, atau pernah bekerja, di Australia dengan visa sementara untuk berpartisipasi dalam survei.
Survei ini tersedia dalam sepuluh bahasa (termasuk bahasa Mandarin, bahasa Indonesia dan Vietnam) dan terbuka sampai 24 Desember 2016. Bassina mengatakan, hasil survei akan digunakan "untuk membuat rekomendasi kepada pemerintah dan penyedia layanan untuk membantu pengalaman dan kebutuhan pemegang visa sementara.


(nwk/nwk)

Sumber informasi : http://news.detik.com/australia-plus-abc/d-3325682/hak-kerja-pelajar-internasional-di-australia

Untuk informasi beasiswa lainnya, Hubungi 08787 8787 190 atau Email : Novie.gunadi@gmail.com 

Samuel Putra, Jawara Sains Dunia hingga Lulus Summa Cumlaude di Oxford

Foto: Samuel Putra (Dokumen pribadi via Wardaya College) ​

Jakarta - Satu lagi anak muda Indonesia yang membuat bangga, dialah Samuel Leonardo Putra (21). Dia sukses lulus summa cum laude di Universitas Oxford, universitas nomor wahid dunia 2016 versi Times Higher Education!

"Sebenarnya dulu nggak kepikiran sama sekali ke Inggris. Dari awal tak punya cita-cita ke luar negeri, apalagi ke Inggris karena kan biayanya mahal kan poundsterling," tutur Samuel saat berbincang dengan detikcom di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, yang ditulis Selasa (11/10/2016). 

Samuel yang juga peraih medali perak pada Olimpiade Kimia Internasional (OKI) tahun 2012 ini lantas mendapat informasi dari Anton Wardaya, seorang guru dan koordinator kurikulum yang saat itu bekerja di Surya Institute yang bekerja sama dengan SMA Samuel, SMA MH Thamrin Jakarta tentang adanya kesempatan beasiswa Reach Oxford Scholarship untuk negara berkembang, termasuk Indonesia. 

"Untuk bisa dapat beasiswa ini, syaratnya mesti diterima dulu di sana. Melamar dulu seperti biasa, bila lamarannya diterima Oxford, baru dapat melamar beasiswa. Saya ikuti proses masuknya," imbuh pemuda kelahiran Jakarta, 23 November 1994 ini. 

Kebetulan di SMA MH Thamrin juga memakai kurikulum internasional, sehingga ijazahnya bisa langsung melamar ke kampus-kampus di Inggris. Berbagai macam tes mulai dari mengisi formulir aplikasi, esai, referensi dari guru hingga tes masuk berupa pelajaran matematika, fisika, kimia pun dijalani. 

"Sudah lolos segala macam dokumen, tahap terakhir kan interview. Mereka paling selektif tahap interview. Interview di Oxford bukan motivasi, visi dan misi, tapi pertanyaan akademis. Saya melamarnya kan teknik kimia, pertanyaan akademisnya kimia, fisika dan matematika yang bukan level SMA. Oxford mau cari tahu apakah kita mampu menjawab pertanyaan, seberapa cepat kita dapat menangkap pelajaran," tuturnya. 




Foto: Samuel Putra (Nograhany WK/detikcom)

"Mereka (Oxford) nggak mengharapkan untuk bisa langsung menjawab, tapi memberi kita clue, mereka lihat seberapa cepat kita bisa menangkap pertanyaannya, kecepatan analisa, mau kita fokus kecepatan menangkap materi baru. Pertanyaannya sih ada empat, tapi menantang semua," imbuhnya. 

Hasil tes masuk Samuel saat itu diterima, namun sayang lamaran beasiswanya dari Reach Oxford tak lolos. Beasiswa Reach Oxford hanya memberikan beasiswa pada satu hingga dua orang tiap tahun. Bisa dibayangkan ketatnya persaingan beasiswa Reach Oxford. 

Namun, pintu beasiswa Reach Oxford yang tertutup membuka pintu beasiswa lainnya. Karena berhasil meraih perak dalam Olimpiade Kimia Internasional, maka Samuel pun mendapatkan beasiswa Olimpiade Sains Internasional (OSI) dari Pemerintah Indonesia. Beasiswa OSI adalah jalur beasiswa khusus untuk pemenang olimpiade sains dunia.
"Pemenang olimpiade sains internasional memang diberi beasiswa ke mana saja ke seluruh dunia. Yang dapat medali emas dikuliahkan sampai S3, yang perak sampai S2 dan yang perunggu S1. Itu full beasiswa, uang kuliah dan biaya hidup," jelas dia. 

Meski mendapat beasiswa penuh, adakalanya beasiswa itu terlambat 2 bulan. Atau kurs rupiah terhadap poundsterling berubah. Bila hal ini yang terjadi, Samuel mesti menjelaskan kepada pihak kampus untuk memberikan tenggang pembayaran 2 bulan. Bila kurs rupiah berselisih jauh dengan poundsterling, Samuel bisa menambalnya dengan menjadi guru les privat sains untuk siswa SMA atau dibantu yayasan yang memberikan beasiswa di kampusnya. 

Dia lantas berhasil menyelesaikan S1 di jurusan teknik kimia Oxford dalam waktu 3 tahun dengan kategori First Class, yang setara dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,5-4. Di Inggris, penilaian memang tak memakai kuantitatif seperti IPK/GPA namun penggolongan kualitatif seperti First Class, Second Upper (setara IPK 3-3,5), Second Lower (setara IPK 2,5-3) dan Third (setara IPK 2-2,5). 

Selain masuk kategori First Class, Samuel juga mendapat predikat tambahan summa cumlaude. Predikat ini diberikan bagi mahasiswa yang menempati peringkat top 5% di angkatannya. Nah, Samuel sukses menempati peringkat top 4%. 



Foto: Samuel Putra (Dokumen pribadi via Wardaya College)


Karena S1 lulus dengan nilai dan predikat gemilang, maka pihak Oxford mempersilakan Samuel langsung menempuh S2. Pendidikan S2 ini, masih dibiayai beasiswa OSI dari Pemerintah Indonesia. Jenjang S2 di jurusan yang sama ini ditempuhnya dalam waktu 1 tahun, dengan predikat yang sama gemilangnya dengan S1. 

Summa Cumlaude dalam 2 jenjang di universitas nomor satu dunia, bagaimana bisa?

"Saya terbiasa kerja keras. Background saya yang olimpiade itu kan proses seleksinya panjang, pelatihan sana-sini, belajar dari pagi sampai malam, bahkan weekend. Etos kerjanya sudah biasa, ketika kuliah nggak kesulitan, rasanya ringan saja. Saat mengikuti seleksi Olimpiade kita kan belajar analisa soal, menangkap pelajaran yang levelnya lebih tinggi. Nah semangat belajar itu yang saya pertahankan, belajar semaksimal mungkin. Puji Tuhan hasilnya ada," tutur Samuel yang sudah kembali ke Inggris untuk melanjutkan S3 di kampus yang sama ini. 
(nwk/miq)

Sumber informasi : http://news.detik.com/berita/d-3317524/samuel-putra-jawara-sains-dunia-hingga-lulus-summa-cumlaude-di-oxford




Rian, mahasiswa Indonesia di Australia, Brisbane.

Artikel : 

Australia memang memiliki beragam keindahan yang mampu memikat hati para wisatawan, bahkan mahasiswa asal Indonesia pun juga terpikat dengan kenyamanan, kesejukan, dan keramahan yang ditawarkan oleh kota-kota di Australia. Salah satunya Rian, mahasiswa Indonesia yang mengaku senang dam mencintai salah satu kota di Australia, Brisbane. Ingin tahu cerita selengkapnya? Mari kita simak bersama cerita dari Rian berikut ini.





Halo, Rian. Salam kenal. Untuk mengetahui lebih jauh, bisakah diceritakan mengenai profil diri kamu? Baik nama kamu, universitas, jurusan yang diambil, beasiswa atau biaya pribadi, kemudian apakah yang menarik dari kota yang Rian tinggali di Australia? 

Perkenalkan, nama saya Fitri Isharyanto biasa dipanggil Rian. Saya berasal dari keluarga kecil di Bantul Yogyakarta. Pada awal tahun 2013, tepatnya tanggal 8 Januari 2013, saya mendapatkan kesempatan yang besar untuk melanjutkan kuliah di University of Queensland, Australia.

Saya mendapatkan beasiswa Australian Development Scholarship (ADS) atau sekarang bernama Australian Award Scholarship untuk jenjang S2 pada Master of Project Management. Program ini merupakan program beasiswa dari pemerintah Australia untuk mempererat kerja sama antara pemerintah Australia dan Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia.
Program beasiswa ini ditujukan bagi para pegawai negeri sipil maupun non-pegawai negeri/umum untuk melanjutkan studi di Australia. Pada tahun 2012, program ini memberikan beasiswa sebanyak 450 orang dari seluruh Indonesia.

Cuaca di Brisbane lebih bersahabat daripada cuaca di kota-kota lain di Australia, terutama di musim dingin. Saya termasuk orang yang alergi terhadap suhu dingin, jadi Brisbane adalah pilihan terbaik. Selain itu, Brisbane juga dekat dengan lokasi tempat wisata yg terkenal seperti gold coast dan great barrier reef.

Banyak orang mengatakan bahwa kuliah di luar negeri itu sangat membantu kita untuk lebih menghargai perbedaan, juga bisa membantu kita untuk bisa melihat Indonesia di masa depan, membantu kita untuk melihat potensi negara kita yang harus dikembangkan, dan sebagainya.


Nah, bagaimana dengan kamu? Apa yang kamu rasakan ketika bisa kuliah di luar negeri? Apa yang ingin kamu tularkan untuk anak-anak muda di Indonesia? 

Saya sangat setuju dengan pendapat belajar di luar negeri, kita akan lebih menghargai perbedaan dan pendapat orang lain. Perbedaan latar belakang kultural akan menjadikan seseorang untuk lebih menghormati orang lain, karena kita dari kecil sebenarnya sudah diajarkan mengenai toleransi. Saya merasakan bahwa toleransi orang Australia lebih tinggi daripada orang Indonesia sekarang ini. Hal ini mungkin sangat terkait dengan pola pendidikan di Australia yang lebih mengedepankam pembangunan moral anak dibandingkan dengan faktor akademis. Hal ini saya rasakan justru berkebalikan dengan di Indonesia. Tapi, saya selalu berharap bahwa kelak Indonesia akan berubah menjadi lebih baik. Selain itu, kuliah di luar negeri akan meningkatkan rasa cinta terhadap Indonesia, bukan hanya makanannya tapi budaya dan patriotisme terhadap Indonesia. Saya sebenarnya bukan penyuka musik dangdut, tapi waktu kuliah di Australia saya menyukai musik dangdut dan merasa ada suatu kebanggaan lebih menjadi orang Indonesia.


Apa kelebihan dari University of Queensland tempat kamu kuliah, mungkin bisa dilihat dari segi fasilitas, kenyamanan, aturan, dan birokrasinya?

The University of Queensland (UQ) merupakan salah satu universitas terbaik di Australia. Dalam rangking universitas dunia, UQ meraih posisi 80 besar dunia dan nomor 3 di Australia. UQ mempunyai fasilitas pendidikan kelas dunia dengan penyediaan perpustakaan, IT, dosen, ruang kelas yang high technology, olahraga dan fasilitas pendukung lainnya.
UQ terletak di kota Brisbane, ibukota negara bagian Queensland. Dibandingkan dengan Sydney atau Melbourne, Brisbane termasuk kota kecil. Namun, saya merasa Brisbane memiliki beberapa kelebihan terutama dalam hal transportasi publik, fasilitas publik, keramahan penduduk Australia dan komunitas Infonesia, serta cuaca yang tidak berbeda jauh dengan kondisi di Indonesia.

Transportasi publik di Brisbane merupakan sistem transportasi yang terintegrasi. Jadi, kita bisa menggunakan beberapa moda transportasi seperti bus, kereta, dan citycat ferry dengan menggunakan satu kartu "go card translink". Keuntungan lain dari penggunaan translink adalah diskon 50% bagi para mahasiswa yang kuliah di Brisbane karena biaya transportasi di Australia termasuk mahal. Sebagai contoh, kita harus mengeluarkan uang 5 Dollar untuk sekali jalan, tapi kalau menggunakan go card kita hanya di charge 1.6-an Dollar. Jadi, lumayan hemat, bukan? Citycat merupakan moda transportasi yang ikonik di Brisbane. Citycat merupakan transportasi air yang dijalankan oleh pemerintah kota Brisbane. Jadi, jika berkunjung ke Brisbane, kamu harus mencoba citycat ini!
Fasilitas publik di Brisbane sangat mendukung keseimbangan aktivitas warganya, terutama sangat mengutamakan family time. Pemerintah kota Brisbane menyediakan banyak sekali taman kota yang dilengkapi dengan tempat barbeque gratis dan sarana bermain untuk anak-anak. Selain itu, mereka juga menyediakan jalur sepeda dan lari di sepanjang Brisbane River yang biasa digunakan warga Brisbane untuk berolahraga di sepanjang waktu: pagi, siang, sore bahkan malam hari. Saya juga melihat di setiap suburb/desa mempuyai fasilitas publik yang seragam baik yg di deket kota maupun yang jauh dari kota. Saya jadi penyuka sepeda karena biasa diajak teman-teman Indonesia untuk bersepeda di seputaran Brisbane, bahkan pernah bersepeda Brisbane - Surfer Paradise.


Jenis pekerjaan sampingan apa yang biasa dilakukan oleh mahasiswa Indonesia di Australia? Berapa uang yang bisa didapat dari pekerjaan sampingan tersebut?

Di Australia banyak sekali kesempatan untuk bekerja sambilan, tapi harus diingat bahwa pekerjaan sampingan tersebut jangan terlalu membebani tugas utama kita untuk kuliah. Kesempatan bekerja sambilan di Australia dipengaruhi kota dan networking. Peluang mendapatkan pekerjaan sambilan akan lebih besar di kota-kota seperti Melbourne, Adelaide atau Canberra. Saya di Brisbane baru mendapatkan pekerjaan sambilan di semester akhir walaupun di semester 2 sudah apply sana-sini tapi tidak diterima. Carilah info pekerjaan sambilan dari networking terutama teman indonesia yang telah lama tinggal di kota tersebut. Pekerjaan sampingan di OZ biasanya cleaner, kichen hand, shoop keeper, fruit picker, atau bisa juga jualan masakan Indonesia (kalau pintar masak). Rate atau penghasilan per jam juga tergantung kota dan hari. Di Brisbane lumayan tinggi di bandingkan Melbourne atau Sydney. Bekerja waktu weekend biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan weekdays. Berat atu tidak pekerjaan tergantung dari kita sendiri, tapi biasanya lebih ringan bekerja di OZ dibandingkan di Indonesia. Saya kemarin mendapat kerja sampingan sebagai kichen hand di resto kampus. Jadi enak, sehabis kerja bisa langsung kuliah atau ngerjain tugas di library. Per jamnya 17-an Dollar.


Bagaimana karakter dari masyarakat asli Australia terhadap warga pendatang?

Di daerah sekitar UQ, saya merasakan penduduk Australia sangat ramah ato "grapyak" kepada pendatang. Jika saya bertemu dengan mereka di jalan, mereka seringkali menyapa atau selalu tersenyum. Selama satu setengah tahun di Brisbane saya tidak pernah merasakan adanya diskriminasi ras. Justru sebaliknya, saya merasa mereka sangat membantu proses adaptasi di Australia.
Saya juga menyarankan agar bergabung dan berinteraksi dengan komunitas Indonesia. Banyak keuntungan yang didapat yaitu kita masih bisa merasakan suasana Indonesia dalam hal bahasa, makanan dan kegiatan-kegiatan yang masih berkaitan dengan Indonesia yang bisa mengurangi kemungkinan homesick. Banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas Indonesia di Brisbane antara lain: olahraga, kegiatan religius, dan sosial tergantung pada interest kita. Saya hobi olahraga seperti bola, badminton, tenis, mancing dan saya bisa melakukan hal-hal tersebut bersama komunitas Indonesia atau teman-teman kuliah.


Apakah Rian aktif di kepengurusan PPI? Jika iya, apa manfaat yang paling kamu rasakan dengan aktif di organisasi tersebut?

Saya diminta menjadi pengurus PPIA ranting UQ atau University of Queensland Indonesian Student Association (Uqisa) periode 2013-2014 sebagai staff divisi olahraga seni dan budaya. Manfaat terbesar yang saya rasakan adalah saya dapat menambah teman dan networking dan menambah pengalaman saya dalam berorganisasi.


Adakah pesan-pesan atau motivasi yang ingin kamu sampaikan untuk para pelajar Indonesia yang ingin kuliah di luar negeri?

Sebenarnya untuk kuliah di luar negeri itu mudah jika kita benar-benar ingin, terutama bagi para PNS. Jadi, yang pertama dilakukan adalah niat yang kuat untuk mau mencari dan terus mencari peluang. Sekarang banyak beasiswa yang diberikan, baik dari luar negeri seperti AAS ataupun dari dari dalam negeri. Sedikit tips dari saya untuk dapat lolos seleksi adalah terkait dengan penyusunan proposal beasiswa. Akan lebih baik jika kita dapat mengkorelasikan background pendidikan, pengalaman kerja, tipe organisasi, jurusan kuliah yang akan kita ambil dan perencanaan masa depan dalam proposal kita. Mintalah nasehat kepada teman atau atasan kita yang mengerti kemampuan kita, kalau bisa sekalian mereview proposal yang akan kita ajukan ke pihak AAS. Proposal yang bagus akan memudahkan kita dalam proses seleksi wawancara. Memang kelihatannya sulit, tapi saya merasakan bahwa proposal yang saya buat dan di review oleh teman-teman  dan atasan itu memudahkan saya menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara. Karena review dari teman-teman dan atasan saya itu mengharuskan saya untuk men-dig lebih banyak informasi yg diperlukan untuk proses wawancara.

Bahasa adalah masalah kebiasaan. Semakin kita terbiasa dengan suatu bahasa akan lebih mudah kita memahaminya. Memang grammar penting, tapi yang utama kita pikirkan adalah penyampaian message supaya orang lain tau apa yang ingin kita utarakan. Sebelum mengikuti ujian IETLS pada saat seleksi beasiswa, saya mengikuti program persiapan ujian IELTS selama satu bulan walaupun tidak instensif. Yang ingin saya capai dari training tersebut adalah pengenalan ujian IELTS seperti apa bentuk soalnya, waktunya, trik-trik individu untuk menyelesaikan soal serta mengkondisikan diri sendiri untuk bersiap menghadapi ujian IELTS karena IELTS berbeda dengan TOEFL. Alhamdulillah, hasil ujian pas seleksi cukup untuk mendapatkan beasiswa. Setelah mendapatkan beasiswa AAS, saya diberikan pelatihan bahasa Inggris selama 6 bulan. Fase ini sangat berguna untuk membiasakan diri dengan penggunaan bahasa Inggris dalam proses perkuliahan nantinya, termasuk pengenalan tipe penyusunan paper, presentasi dan tugas tugas kuliah lainnya.
Bagi teman-teman yang belum berhasil untuk mendapatkan kesempatan di luar negeri, tetaplah berusaha karena kesempatan itu sekarang sangat terbuka lebar. Luangkanlah lebih banyak waktu untuk belajar bahasa asing dan keluarkanlah investasi untuk mendukung niat kita untuk belajar di luar negeri karena niat tanpa usaha is nothing!





Itu tadi sebuah cerita dan pengalaman dari sahabat kita Rian Isharyanto, yang selalu bersemangat dalam belajar walaupun harus sampai ke negeri seberang. Kamu sebagai kawula muda yang memiliki mas depan cerah, ada baiknya tetap jaga semangat kamu dan ikuti jejak dariRian u ntuk kuliah di luar negeri. Jika kamu ingin info lebih lanjut dan lebih lengkap tentang dunia perkuliahan di luar negeri, tetep pantau berkuliah.com. Salam sukses dan sampai jumpa!

Artikel : Australia kaya apa sih ?!

Artikel 



Untuk informasi beasiswa lainnya, Hubungi 08787 8787 190 atau email : Novie.gunadi@gmail.com

Kedekatan geografis untuk kawasan Asia-Pasifik dan pengaruh sosial dan budaya dari jutaan migran yang telah menetap di Australia sejak Perang Dunia II. Beragam budaya dan gaya hidup Australia mencerminkan tradisi liberal demokratis dan nilai-nilai. 

Australia adalah produk dari perpaduan unik dari tradisi mapan dan pengaruh baru. Penduduk asli negara itu adalah suku. Sisanya orang Australia adalah migran atau keturunan migran yang tiba di Australia dari sekitar 200 negara sejak Inggris mendirikan pemukiman Eropa pertama di Sydney Cove pada tahun 1788. Banyak orang yang datang ke Australia sejak tahun 1945 termotivasi oleh komitmen keluarga, atau keinginan untuk lepas dari kemiskinan, perang atau penganiayaan. 

Gelombang pertama para migran dan pengungsi kebanyakan berasal dari Eropa. Gelombang berikutnya datang dari kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah dan Afrika. Migran telah memperkaya hampir setiap aspek kehidupan Australia, dari bisnis sampai seni, dari memasak untuk komedi dan dari ilmu pengetahuan untuk olahraga. Mereka, pada gilirannya, harus disesuaikan dengan toleran Australia, informal dan egaliter masyarakat luas.


Iklim
Australia adalah sebuah negara yang luas dengan berbagai iklim yang berlainan. Ada beberapa factor yang mempengaruhi iklim Australia, yaitu garis lintang, arus samudera, jarak dengan pantai, keadaan suhu dan angin, dan bentang alam. Iklim di Australia dipengaruhi oleh keadaan angin yang berhembus di atas benua tersebut. Pada musim panas (Sekitar bulan Januari), iklim di Australia lebih dipengaruhi oleh udara tropis yang hangat. Pada musim dingin (sekitar bulan Juli), iklimnya lebih dipengaruhi oleh udara kutub yang dingin. Massa udara dan angin yang berasal dari bagian tengah benua Australia bersifat kering dan panas pada musim panas serta kering dan dingin pada musim dingin.


Biaya Hidup
Sebelum pindah ke Australia, penting untuk mengetahui biaya hidup di sana, sehingga Anda bisa hidup lebih nyaman dan sesuai anggaran Anda ketika sed


ang studi. Anda tidak perlu malu-malu karena warga lokal juga akan senang membantu Anda menemukan makanan, penyewaan dan keperluan lain yang terbaik dan termurah.
Berikut ini adalah beberapa perkiraan biaya hidup di Australia :
·         Menyewa kamar: $120-$180 per minggu
·         Pekerjaan paruh waktu sampai 20 jam per minggu: $100-$350.
·         Belanja bahan pokok: $50-$80 per minggu
·         Kontrak ponsel prabayar: sekitar $30 per bulan
·         Transportasi mingguan zona 1: $30,20
·         Bensin per liter: $1,20 - $1,50

Bahasa

Bahasa yang digunakan oleh masyarakat Australia adalah bahasa Inggris. Jadi, sangat dianjurkan buat Anda yang benar-benar serius ingin tinggal di Australia, untuk segera menguasai bahasa internasional ini.

Pendidikan di Australia

Pendidikan di Australia terkenal dengan kualitas pengajaran dan penelitian. Australia adalah salah satu tujuan utama siswa internasional untuk mendapatkan pendidikan tinggi di luar negeri.  Australia menawarkan beragam pilihan studi dengan lebih dari 1.200 pilihan lembaga pendidikan dan lebih dari 22.000 pilihan jurusan bagi siswa internasional.


Anda dapat belajar pada berbagai level pendidikan dan kualifikasi mulai dari sekolah dasar, menengah, hingga pendidikan kejuruan dan pelatihan (VET), dari kursus bahasa Inggris hingga pendidikan tinggi (termasuk universitas). Anda juga dapat menempuh jenjang Gelar Sarjana atau mengambil kursus singkat bekerja atau berlibur di sini.

Untuk informasi beasiswa lainnya, Hubungi 08787 8787 190 atau email : Novie.gunadi@gmail.com

Hedley Bull Scholarship dari Graduate Studies in International Affairs di Australian National University 2017

Info beasiswa :


Satu lagi pilihan program beasiswa untuk kuliah S2 di luar negeri yang tersedia dan bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa dari Indonesia berasal dari Australia. Program beasiswa dengan nama Hedley Bull Scholarship ini tersedia bagi mahasiswa internasional termasuk dari Indonesia yang ingin melanjutkan studi pada program Master of International Relations (Advanced) di Australia National University (ANU). Jadi bagi yang memiliki minat sangat tinggi dalam bidang Hubungan Internasional dan ingin menempuh studi maka program beasiswa ini sangat layak untuk diperjuangkan.

Rincian Beasiswa

Program beasiswa untuk kuliah S2 HI di Australia National University ini merupakan sebuah beasiswa penuh yang menanggung semua biaya kuliah selama total masa studi 4 semester atau 2 tahun. Meskipun merupakan beasiswa penuh, pembiayaan tidak mencakup keperluan-keperluan lain selama menjalani masa studi di Australia. Jadi tetap harus dipikirkan juga segi pembiayaan berbagai hal yang lainnya. Paling tidak, beasiswa ini bisa dimanfaatkan untuk mengurangi biaya yang harus ditanggung selama masa studi di Australia.

Persyaratan Beasiswa

Berikut adalah hal-hal yang menjadi syarat untuk bisa mengikuti seleksi program beasiswa di Australia National University ini:

• Pemohon harus memenuhi syarat masuk di program Master of International Relations (Advanced)
• Pemohon harus memiliki gelar sarjana atau setara dengan nilai rata-rata minimal 70% atau dengan IPK minimal 3,00
• Pemohon harus memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris yang diminta oleh Australia National University yang berupa salah satu dari TOEFL IBT 80, TOEFL PBT 570, atau IELTS 6.5

Pendaftaran Beasiswa

Proses pendaftaran atau pengajuan dari program Hedley Bull Scholarship ini bisa dilakukan dengan menyertakan surat pengantar atau covering letter pada saat mendaftarkan diri menjadi mahasiswa S2 di program Master of International Relations. Surat pengantar tersebut harus menjelaskan ketertarikan dan minat dar pemohon untuk dipertimbangkan menjadi penerima Hedley Bull  Scholarship. Pastikan juga bahwa pemohon sudah memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri sebagai mahasiswa dalam program tersebut dan juga semua dokumen untuk pendaftarannya sudah dipenuhi. Pendaftaran untuk program ini dibuka hingga akhir bulan Oktober untuk setiap periodenya. 


Informasi lebih lanjut abis mengunjungi halaman berikut (ini) atau email di alamat ir@anu.edu.au 

Selamat mencoba...

Untuk informasi beasiswa lainnya, hubungi 08787 8787 190 atau email : Novie.gunadi@gmail.com



Beasiswa Unggulan 2017

Info beasiswa Unggulan 



Program beasiswa unggulan dalam negri ditujukan bagi guru, seniman, siswa/mahasiswa berpretasi, juara tingkat nasional dan internasional bidang sains, dan olahraga. Adapun prioritas utama program Beasiswa Unggulan ditujukan bagi pelajar lulusan SMA/Sederajat yang berminat melanjutkan kuliah Sarjana (S1) serta Mahasiswa Indonesia berminat untuk melanjutkan  S2 atau S3 pada universitas yang minimum terakreditasi B atau A di Indonesia.

      Persyaratan 
                Untuk S1
a.       Maksimal berusia  22 tahun
b.      Memiliki nilai rapor rata-rata 8.00 (untuk pelamar yang baru mendaftar) atau IP On-going pada S1 minimal 3.25 di PTN dan 3.50 PTS pada skala 4.00. (Untuk pelamar S1 On-going)
Untuk S2 :
a.       Maksimal berusia 32 tahun
b.      Telah diterima dan mengikuti perkuliahan maksimal semester 3 pada program studi dengan minimal IP sementara 3.25 di PTN dan 3.50 PTS pada skala 4.00.
c.       Dan memiliki IPK minimal 3.25 di PTN dan 3.50 PTS pada skala 4.00.

Untuk S3 :

a.       Maksimal berusia 37 Tahun
b.      Telah diterima dan mengikuti perkuliahan maksimal semester 3 pada program studi dengan minimal IP sementara 3.25 di PTN dan 3.50 PTS pada skala 4.00.
c.       Dan memiliki IPK (S2 ) minimal 3.50 di PTN dan PTS pada skala 4.00

Berkas yang diperlukan :
  1. Surat penerimaan perguruan tinggi (LoA Unconditional)
  2. KTM (pelamar ongoing)  atau KK(pelamar S1 Baru
  3.  Ijasah dan Transkip nilai terakhir (Pelamar S1,S2,dan S3)
  4.  KHS (pelamar on-going)
  5. Skor TOEFL IELTS ITP minimal 500 atau IELTS 6,0
  6. File proposal rencana studi, alasan mengambil prodi yang dipilih dan rencana tugas akhir
  7. Surat rekomendasi dari institusi terkait
  8. Sertifikat prestasi terbaik tingka nasional atau internasional dalam 5 tahun terakhir.


Pendaftaran dapat dilakukan secara online pada www.buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id 
dengan mengisi data data yang diperlukan serta mengupload berkas dokumen yang telah ditentukan diatas.

Untuk informasi lebih lanjut bisa kunjungi, http://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id

Selamat Mencoba..

Untuk informasi tentang beasiswa lainnya, hubungi 08787 8787 190 atau email : Novie.gunadi@gmail.com