HOT News

Hubungi kami segera

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Dapatkansegera penawaran khusus kami dengan hubungi nomor yang tertera

Dapatkansegera penawaran khusus kami dengan hubungi nomor yang tertera
Showing posts with label Hot. Show all posts
Showing posts with label Hot. Show all posts

Friday, 11 November 2016

Beasiswa S1 Universitas Strathclyde di UK 2017



Ada informasi beasiswa dari university strathckyde di UK, beasiswa ini terbuka untuk siswa international.. yuks simak persyaratannya .
Persyaratan :
Beasiswa terbuka untuk siswa internasional
Pelamar siap untuk memulai studi di UK awal tahun akademik bulan September / oktober 2017
Pelamar memiliki tawaran untuk studi di Universitas Strathclyde
Pelamar membayar biaya international penuh
Hanya diperbolehkan mendapatkan 1 beasiswa diwaktu yang sama.
Pelamar harus memiliki IELTS 6.5 atau lebih.

Pendaftaran dilakukan secara online. Berikut Form pendaftaran  (ini) Pendaftaran ditutup pada 1 September 2017


Link website resmi : (ini)




Beasiswa Pemerintahan Jiangsu di cina 2017

Ada informasi beasiswa, beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa internasional untuk S1, S2 dan S3 di China. berikut persyaratan nya dan cara bagaimana mendaftarnya.


Persyarattan

  1. Pelamar lulusan sma untuk apply S1 dan usia dibawah 25 tahun
  2. Pelamar lulusan S1 untuk apply S2 dan usia dibawah 35 tahun
  3. Pelamar lulusan S2 untuk apply S3 dan usia dibawah 40 tahun
  4. Pelamar memiliki HSK 5* and IELTS 6.5* or TOEFL Ibt 90*
  5. Pelamar bukan dari kewarganegaraan China
  6. Form aplikasi (dicetak dan ditandatangani)
  7. Fotokopi paspor.
  8. Fotokopi ijasah dan transkip.
  9. Membuat proposal penelitian (ditulis dalam bahasa cina atau inggris dan tidak kurang dari 800 kata)
  10. Dua surat rekomendasi dari professor kandidiat PhD dan tanda tangan professor, nomor telepon, dan alamat rumah
  11. Makalah akademis atau prestasi akademis kalau ada.
  12. Fotocopi form pemeriksaan fisik.


Bagaimana cara mendaftar nya? 

Form pendaftaran (ini
Batas pendaftaran 15 April 2017


Website link : ini

Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa lainnya, Hubungi 08787 8787 190 atau Email : novie,gunadi@gmail.com




Tuesday, 8 November 2016

Beasiswa S2 dan S3 di Perancis 2017-2018

Informasi beasiswa

 


Eiffel Excellence Scholarship Programme. Beasiswa ini disediakan Pemerintah Perancis bagi kandidat internasional yang ingin melanjutkan studi pascasarjana mereka di lembaga perguruan tinggi Perancis. Beasiswa Eiffel terbuka untuk jenjang master dan PhD dan kini tersedia untuk tahun akademik 2017 – 2018. Bagi Anda yang berminat, beberapa informasi berikut bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan mengikuti Beasiswa Eiffel 2017 tersebut.

Yang perlu dipahami beasiswa Eiffel tidak mencakup biaya pendaftaran ke universitas serta biaya kuliah. Hanya saja di Perancis, terutama di institusi pendidikan negeri, negara mendanai biaya studi sekitar 10.000 euro per tahun untuk tiap mahasiswa tanpa terkecuali, baik itu siswa Prancis maupun siswa asing. Subsidi ini membuat biaya kuliah menjadi murah. 

Area Studi: 
› Ilmu teknik untuk tingkat Master, ilmu sains untuk tingkat Doktorat (ilmu teknik, ilmu pasti seperti: matematika, fisika, kimia dan ilmu kehidupan, nano dan bioteknologi, ilmu bumi,  ilmu alam semesta,  ilmu lingkungan, ilmu dan teknologi informasi dan komunikasi) 
› Ekonomi dan Manajemen
› Hukum dan Ilmu Politik

Persyaratan: 
1. Kandidat bukan warganegara Perancis atau berkewarganegaraan ganda dengan Perancis 
2. Usia calon tidak lebih 30 tahun untuk kuliah S2 hingga tanggal pertemuan Komite Seleksi 6 Maret 2017, untuk jenjang S3 usia calon tidak lebih dari 35 tahun hingga tanggal pertemuan Komite Seleksi 6 Maret 2017

3. Hanya aplikasi yang diajukan oleh lembaga pendidikan Perancis yang diterima
4. Beasiswa ditujukan bagi mahasiswa yang ingin mendaftar di perkuliahan master, termasuk sekolah teknik, dan untuk mahasiswa PhD
5. Tidak memenuhi syarat bagi kandidat yang telah menerima beasiswa Pemerintah Perancis di bawah program lain
6. Institusi dapat mengajukan calon yang sebelumnya mendapat beasiswa Eiffel di tingkat master untuk beasiswa di jenjang PhD
7. Aplikasi tidak akan diterima untuk calon yang telah mengajukan sebelumnya tapi ditolak, bahkan jika permohonan diajukan oleh institusi yang berbeda atau dalam bidang studi lain. Siswa yang telah diberikan beasiswa Eiffel pada tingkat master tidak memenuhi syarat untuk mendaftar ulang di jenjang master.
8. Memenuhi syarat kemampuan bahasa untuk bahasa pengantar perkuliahan yang diambil 


Pendaftaran: 

Pengajuan aplikasi Beasiswa Eiffel 2017 tidak diajukan sendiri oleh peserta, tapi oleh universitas atau perguruan tinggi di Perancis yang dilamar. Anda harus mendaftar terlebih dahulu ke salah satu universitas yang diminati di Perancis sesuai dengan Area Studi yang tertera di atas, kemudian setelah diterima (memperoleh offer) mintalah agar Anda bisa diusulkan sebagai penerima Beasiswa Eiffel. 

Aplikasi beasiswa sudah harus diterima oleh Campus France dari pihak universitas paling lambat 8 Januari 2017. Itu artinya peserta sudah harus diterima di universitas sebelum itu dan meminta diikutsertakan dalam program beasiswa.

Pengumuman hasil akan disampaikan mulai 20 Maret 2017 melalui Website Campus France www.campusfrance.org/en/eiffel atau email : candidatures.eiffel@campusfrance.org . Semoga berhasil!


Monday, 31 October 2016

Beasiswa S2 Guru : Amsterdam Excellence Scholarships 2017

Info beasiswa :



Amsterdam Excellence Scholarships(AES) , informasi tentang beasiswa ini diperuntukkan S2  yang mengejar program guru dan studi berlangsung pada Amsterdam university di Belanda dimulai pada bulan September 2017.
Future school of english

Program studi yang memenuhi syarat S2 sebagai berikut :
Sekolah Hukum Amsterdam
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Fakultas Sains
Graduate School of Humaniora
Sekolah Pascasarjana ilmu sosial

Batas pendaftaran 15 Januri 2017



Selamat mencoba...

Untuk informasi beasiswa lainnya bisa hubungi, Novie 08787 8787 190 atau email : novie.gunadi@gmail.com

Friday, 28 October 2016

Beasiswa LPDP S2, S3 dan Riset


Sebagian dari Anda mungkin sudah merencanakan studi di 2016. Segala sesuatunya pastilah harus dipersiapkan, termasuk mengenai sumber biaya untuk mendanai pendidikan tersebut. Bagi Anda yang memiliki dana cukup tentu itu bukan sebuah kendala, namun bila Anda menggantungkan pembiayaan dari sumber lain, keberadaan beasiswa akan sangat membantu.

Salah satu beasiswa yang masih menjanjikan untuk Anda raih di 2016 – 2017 adalah Beasiswa LPDP. Beasiswa yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini memiliki beragam pilihan beasiswa yang dinamai Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Umumnya memang beasiswa pascasarjana. Selain berupa beasiswa kuliah ada pula dalam bentuk pendanaan riset. Kedua jenis pembiayaan tersebut dapat Anda manfaatkan untuk rencana studi 2016 – 2017.

Beasiswa LPDP dibuka sepanjang tahun. Bedanya pendaftaran dilakukan secara periodik. Empat kali dan dua kali dalam setahun berdasarkan jenisnya. Periode pendaftaran terakhir Beasiswa LPDP 2016 adalah 16 Juli – 14 Oktober 2016. Itu merupakan periode pendaftaran ke IV. Sementara, untuk Beasiswa LPDP 2017, pendaftaran periode I diperkirakan bergulir mulai November 2016. Tersedia banyak waktu untuk memenuhi persyaratan dan melengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan. 

Nah bagaimana sih alur daftar nya?

BPI Program Tesis/Disertasi 

Bagi Anda mahasiswa pascasarjana jenjang S2 atau S3 yang mengalami kendala biaya untuk merampungkan tesis/disertasinya, LPDP juga menawarkan beasiswa. BPI Program Tesis/Disertasi. Beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang telah merampungkan mata kuliah dan dinyatakan telah lulus ujian/seminar proposal oleh pemimpin program pascasarjana. BPI Program Tesis/Disertasi dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa yang kuliah di dalam atau luar negeri dengan syarat perguruan tinggi di dalam negeri tersebut terakreditasi minimal C atau berkategori baik untuk perguruan tinggi di luar negeri. Besarnya dana yang bisa diperoleh untuk BPI Program Tesis/Disertasi sangat ditentukan oleh rencana anggaran biaya (RAB) yang diajukan. Nominal maksimalnya ditentukan oleh LPDP. Misalnya beasiswa tesis untuk kuliah di dalam negeri yang tidak menggunakan laboratorium maksimal adalah Rp 15 juta, sementara jika menggunakan labor maksimal Rp 25 juta. Pendaftaran beasiswa tesis dan beasiswa disertasi LPDP ini bisa diajukan sepanjang tahun dengan periode pendaftaran dua kali dalam setahun. Beasiswa untuk penyelesaian tesis dibiayai maksimal 12 bulan, sementara penyelesaian disertasi maksimal 24 bulan





BPI Program Magister dan Doktor 
BPI Program Magister dan Doktor adalah beasiswa LPDP yang ditujukan bagi setiap warganegara Indonesia yang memiliki kemampuan akademik dan jiwa kepemimpinan. Beasiswa ini dibuka umum selama memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan. Pelamar dapat memanfaatkannya untuk studi jenjang S2 atau S3 di dalam maupun luar negeri. Anda bisa mendaftar beasiswa tersebut pada perguruan tinggi tujuan LPDP. BPI Program Magister dan Doktor merupakan beasiswa penuh yang didanai pemerintah melalui LPDP. Beasiswa ini tidak saja menanggung biaya kuliah, tapi juga biaya hidup, biaya keberangkatan, visa, asuransi kesehatan, tunjangan buku, tesis/disertasi, tunjangan keluarga, tunjangan kedatangan, dll.

BPI Program Magister dan doktor bisa menjadi pilihan Beasiswa LPDP 2016 selain beasiswa pascasarjana menarik lainnya. Pelamar beasiswa LPDP disarankan agar mendaftar basiswa untuk perkuliahan yang dimulai paling cepat enam bulan lagi setelah berakhirnya deadline. Misalkan pendaftaran periode I berakhir Januari, maka perkuliahan yang diambil dimulai paling cepat Juli atau Agustus. Namun begitu Anda sudah bisa mempersiapkan dokumen aplikasi yang diperlukan, membuat akun, atau melengkapi persyaratan lainnya. Karena pendaftaran beasiswa LPDP dibuka sepanjang tahun, sehingga bisa dengan mudah menyesuaikan dengan jadwal perkuliahan yang akan diambil.

Beasiswa Afirmasi 
Ini salah satu Beasiswa LPDP yang terbilang unik. Jika memenuhi kriteria, Anda bisa mendaftarnya untuk beasiswa LPDP 2016. Beasiswa Afirmasi. Program beasiswa LPDP ini hanya menyasar kelompok tertentu. Tidak seperti BPI Program Magister dan Doktor yang telah diuraikan di atas. Beasiswa Afirmasi ditujukan buat mereka yang berasal dari daerah perbatasan, seperti pulau-pulau terluar dan daerah pedalaman atau mereka yang berasal dari daerah tertinggal yang memiliki indeks kemajuan pembangunan ekonomi serta sumber daya manusia di bawah rata-rata.

Kelompok lainnya yang bisa mendaftar Beasiswa Afirmasi adalah alumni penerima Beasiswa Bidik Misi ketika S1 dan masyarakat berprestasi dari keluarga miskin dengan IPK sarjana minimal 3.50.

Kelompok terakhir yang bisa mengajukan Beasiswa Afirmasi adalah masyarakat yang telah berjasa membawa nama bangsa Indonesia dalam bidang olahraga dan seni budaya baik di tingkat nasional maupun internasional.

Periode pendaftaran beasiswa Afirmasi dibuka empat kali dalam setahun. Lihat uraian sebelumnya di www.beasiswapascasarjana.com. Pelamar bisa memanfaatkannya untuk studi jenjang S2 atau S3 di dalam maupun luar negeri. Seperti halnya BPI Program Magister dan Doktor, beasiswa Afirmasi juga termasuk beasiswa penuh yang disediakan LPDP bagi penerimanya.

BPI Dokter Spesialis 
Jika Anda lulusan sarjana kedokteran dan berprofesi sebagai dokter, BPI Dokter Spesialis bisa menjadi pilihan jika ingin melanjutkan ke jenjang spesialis. Beasiswa ini disediakan LPDP untuk mendukung serta memenuhi ketersediaan sumber daya manusia, khususnya di bidang kedokteran spesialis. BPI Dokter Spesialis merupakan beasiswa penuh yang menanggung kebutuhan studi dan biaya hidup penerimanya.

Beasiswa ini bisa dipergunakan untuk Anda yang ingin mengambil gelar dokter spesialis, seperti Spesialis Obstetri & Ginekologi, Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anastesiologi, Spesialis Bedah, Spesialis Radiologi, Patologi Klinik, Rehabilitasi Medik, serta dimungkinkan spesialis lain yang tercantum di daftar LPDP.

Pendaftaran BPI Dokter Spesialis dibuka sepanjang tahun dengan periode pendaftaran empat kali dalam setahun. Pelamar bisa melanjutkan pendidikan dokter spesialis tersebut pada perguruan tinggi tujuan LPDP.


Penghargaan Publikasi Ilmiah Internasional 
Jika Anda seorang periset dan/atau kelompok periset yang berhasil mempublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional yang terindeks Scopus dan Thomson Reuters, sepertinya bisa mempertimbangkan mengikuti Penghargaan Publikasi Ilmiah Internasional yang disediakan LPDP. Penghargaan publikasi ilmiah ini ditujukan untuk artikel ilmiah yang bertema strategis terkait dengan pengembangan khazanah ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya.

Nilai penghargaan publikasi tersebut diberikan berdasarkan peringkat penilaian artikel ilmiah yang diajukan. Nominalnya Rp 30 juta dan Rp 50 juta, sesuai pemeringkatan yang dilakukan.

Peserta yang berminat bisa mengusulkan keikutsertaan dalam Penghargaan Publikasi Ilmiah Internasional yang disampaikan secara online melalui Sistem Informasi Pendaftaran dan Seleksi Penghargaan Publikasi Ilmiah Internasional LPDP (SI Pensel P2II LPDP).

Source : http://www.beasiswapascasarjana.com/2015/09/beasiswa-lpdp.html

Untuk informasi beasiswa lainnya, hubungi Novie 08787 8787 190 atau Email : Novie.gunadi@gmail.com

Tuesday, 25 October 2016

Hak Kerja Pelajar Internasional di Australia


Sydney -

Jika Anda seorang pelajar internasional, hak bekerja di Australia tentu saja diatur menurut hukum yang berlaku di sini. Ikuti keterangan lengkap berikut mengenai berapa jam anda boleh bekerja, berapa bayaran yang akan diterima dan yang lainya. Dua pakar berikut Dr Laurie Berg, dosen senior di Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sydney (UTS), dan Bassina Farbenblum, dosen senior di Fakultas Hukum Universitas New South Wales (UNSW), membagi informasi tentang hak kerja pelajar internasional di Australia.

Berapa jam per minggu bisa kerja?

"Para pelajar dan pasangannya bisa bekerja hingga 40 jam per dua minggu ketika semester pelajaran sedang berlangsung, dan bisa bekerja dengan tak terbatas jika kuliah sedang libur. Mahasiswa yang menjalani kuliah pasca sarjana atau doktoral memiliki hak kerja yang tak terbatas." kata Dr Laurie dari UTS.
"Misalnya, Sajeed yang bekerja sambil belajar di Australia dengan visa Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan (sub-kelas 572). Jika ia bekerja sepuluh jam dalam satu minggu, dan kemudian 35 jam di minggu berikutnya, ia akan melanggar syarat visanya," jelas Laurie.
Anthony Cheng adalah pelajar internasional dari China dan saat ini sedang menjalani pendidikan S2 untuk Akuntansi Profesional.

"Saya bekerja sekitar 12-15 jam per minggu. Itu cukup bagi saya."
- Anthony Cheng

Berapa gaji minimum per jam?

Pelajar internasional biasanya dipekerjakan paruh waktu atau lepasan (casual). Hal itu memengaruhi tingkat gaji Anda.
"Karyawan paruh waktu memiliki jam kerja teratur dan terjamin setiap minggunya, dan mereka mendapat hak seperti cuti tahunan dan cuti sakit. Karyawan lepasan bekerja dengan perhitungan jam atau harian dan cenderung tak memiliki jam kerja teratur atau terjamin. Karyawan lepasan ini tak dibayar saat cuti sakit atau cuti tahunan," kata Dr Laurie.

"Upah minimum di Australia untuk semua pekerja berusia lebih dari 21 tahun adalah 17,70 dolar (atau setara Rp 177.000) per jam. Pekerja lepasan setidaknya berhak mendapat gaji yang 25% lebih besar dari jumlah itu sebagai tunjangan tambahan karena ketidakjelasan kapan mereka akan bekerja. " kata Laurie Berg.

Roumani Alab adalah pelajar internasional dari Mesir yang saat ini sedang mengambil studi Master Teknik Biomedis.
"Saya baru saja mulai pekerjaan baru dua minggu lalu. Saya mendapat upah sekitar 40 dolar (atau setara Rp 400.000) per jam. Selama 1,5 tahun sebelumnya, saya bekerja di perusahaan yang hanya membayar saya 12 dolar (atau setara Rp 120.000) per jam. Saya tahu itu terlalu rendah tapi saya harus bekerja."
- Roumani Alab

Berapa upah yang anda dapat saat bekerja di akhir pekan dan hari libur nasional?

"Dalam aturan sekarang, semua pekerja berhak mendapat bayaran tambahan (yang di Australia disebut penalty rate) ketika mereka bekerja di malam hari, pada akhir pekan atau pada hari libur," kata Dr Laurie.

"Misalnya, Soshana adalah seorang mahasiswa berusia 20 tahun yang bekerja sebagai pembersih lepas waktu di bawah Ketentuan Pekerja Cleaning Services. Ia berhak mendapat upah 23,64 dolar (atau setara Rp 236.000) per jam untuk gaji pokok, 26,47 dolar (atau setara Rp 264.000) per jam untuk kerja di malam hari, dan 33,09 dolar (atau setara Rp 330.000) per jam untuk kerja di hari Sabtu serta 52 dolar (atau setara Rp 520.000) per jam pada hari libur nasional," terangnya.

Hari libur di Australia termasuk Hari Natal, Boxing Day (sehari setelah Natal), Tahun Baru dan Australia Day (yang diperingati tanggal 26 Januari setiap tahunnya).



Anthony Cheng dari China adalah pelajar internasional di Sydney yang tengah kuliah pasca sarjana di bidang akuntansi. ABC: Lisa Clarke

Berapa hari libur yang bisa didapatkan?

"Pekerja paruh-waktu menerima sejumlah hari cuti tahunan dan cuti sakit, bergantung pada proporsi kerja mereka (pekerja penuh waktu - bekerja 38 jam per minggu -berhak mendapat 4 minggu cuti tahunan)," kata Dr Laurie.

"Karyawan lepas waktu tidak berhak atas cuti yang tetap dibayar," sambungnya.
Tiziana Zingali adalah mahasiswa internasional dari Italia yang saat ini mengejar gelar PhD dalam bidang sains.

"Saya menerima beasiswa yang mencakup biaya kuliah dan uang saku jadi saya tak perlu bekerja. Saya rasa warga Australia mendapat libur empat minggu per tahun. Di Italia, jika Anda bekerja penuh waktu, Anda hanya mendapatkan libur dua minggu per tahun. "
- Tiziana Zingali

Bagaimana jika hak Anda dilanggar?






Roumani Alabd berasal dari Mesir dan pelajar internasional yang tengah kuliah pasca sarjana jurusan teknik biomedika.ABC: Lisa Clarke

Bassina Farbenblum, dosen senior di Fakultas Hukum UNSW menyarankan hal-hal berikut:

1. "Hubungi lembaga Fair Work Ombudsman (FWO) di nomor 13 13 94 atau melalui layanan penerjemah di nomor 13 14 50. FWO mungkin merujuk pekerja ke materi yang relevan di situs mereka untuk membantu pekerja mendapatkan hak-hak mereka, atau bisa menghubungi pihak yang mempekerjakan penelepon. Dalam beberapa kasus, FWO bisa memberikan bantuan lebih lanjut untuk pekerja atau mungkin menyelidiki lebih lanjut.

2. Hubungi serikat pekerja yang relevan. Serikat pekerja bisa mengambil sejumlah tindakan atas nama pekerja yang merupakan anggota mereka, termasuk langsung bernegosiasi dengan perusahaan pemberi kerja untuk membayar hak pekerja.

3. Hubungi lembaga bantun hukum atau konsultan hukum. Beberapa dari mereka memberikan saran gratis dan bantuan untuk menulis surat tuntutan ke majikan, dan dalam beberapa kasus akan mewakili pekerja dalam berhadapan dengan pihak pemberi kerja.

4. Mengajukan klaim di Pengadilan Perdata Ringan. Meski pilihan ini terbuka bagi siapa saja, dan panduan untuk pengajuan klaim tersedia di situs FWO, sebagian besar pelajar internasional akan membutuhkan saran dan bantuan untuk melakukan hal ini. "

UNSW, UTS dan Universitas Sydney mengundang siapa saja yang bekerja, atau pernah bekerja, di Australia dengan visa sementara untuk berpartisipasi dalam survei.
Survei ini tersedia dalam sepuluh bahasa (termasuk bahasa Mandarin, bahasa Indonesia dan Vietnam) dan terbuka sampai 24 Desember 2016. Bassina mengatakan, hasil survei akan digunakan "untuk membuat rekomendasi kepada pemerintah dan penyedia layanan untuk membantu pengalaman dan kebutuhan pemegang visa sementara.


(nwk/nwk)

Sumber informasi : http://news.detik.com/australia-plus-abc/d-3325682/hak-kerja-pelajar-internasional-di-australia

Untuk informasi beasiswa lainnya, Hubungi 08787 8787 190 atau Email : Novie.gunadi@gmail.com 

Perjuangan Dewi Suryana, dari Keluarga Tak Mampu Raih Cumlaude di NTU Singapura

Jakarta - Tak mudah bagi Dewi Suryana (21) lulus dari Teknik Material Nanyang Technological University (NTU) Singapura dengan cumlaude. Dewi yang berasal dari keluarga tidak mampu ini harus jatuh bangun meraihnya. 



Dewi baru saja diwisuda dari Teknik Material NTU Singapura pada 30 Juli 2016 lalu. Lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 4,6 dari 5, dalam waktu 3 tahun, dari masa normal 4 tahun, dia masuk kategori first class alias cumlaude di kampus bergengsi itu. Menengok ke belakang, Dewi tidak menyangka dia bisa sampai di titik ini. 

Maklum, orangtua Dewi yang tinggal di Pontianak-Kalimantan Barat, ayah Lim Bun Phong (55) dan ibu Lim Hoei Luan (56), ini kondisi finansialnya sangat pas-pasan. Jangankan bermimpi kuliah ke luar negeri, untuk makan hari itu saja, keluarga Dewi tertatih-tatih. Ayah Dewi yang mengenyam pendidikan hingga kelas 5 SD bekerja serabutan sebagai tukang perbaikan alat-alat elektronik.

"Ayah saya betulin alat elektronik, dia nggak pernah lulus SD, ayah saya belajar elektronik otodidak sama temannya. Jadi tergantung ada orang yang minta bantuan atau tidak, uangnya nggak seberapa," tutur Dewi saat berbincang dengan detikcom, Minggu (25/9/2016) malam. Saat ditelepon, Dewi sedang berada di dalam MRT Singapura menuju rumah muridnya untuk memberikan les privat. 


Sedangkan ibunya, seorang ibu rumah tangga tamatan SD yang ingin menopang ekonomi keluarganya. Ibunya bekerja serabutan demi keluarganya bisa makan dan melanjutkan sekolah anak-anaknya. 

"Ibu saya kerja apapun yang dia bisa. Ada saudara yang punya usaha dodol durian, ibu saya bantu-bantu buat dodol durian. Kadang-kadang ibu jualan baju, dapat komisi, tapi nggak seberapa. Ibu dan ayah penghasilannya tidak karuan. Saya dulu nggak bisa membantu, adik-adik masih kecil nggak ada yang jaga," tuturnya. 

Sebagai anak kedua, dari empat bersaudara, banyak tanggungan yang harus dipikul kedua orangtuanya. Tidak jarang keluarga mereka tidak punya lauk untuk makan hari itu. 

"Kalau siang sudah habis lauknya, untuk makan malam, makanan paling murah dan enak ya mie instan. Lama-lama bisa sakit ya," kenangnya.

Untuk sekolah, Dewi harus meminta keringanan biaya kepada pihak sekolah hingga memakai buku-buku lungsuran kakaknya. Suatu hari, Dewi yang bersekolah di SMPK Immanuel Pontianak, diharuskan membeli buku satu paket, buku aja dan buku tugas. Harga satu paketnya Rp 32 ribu. 



"Nah saya sudah punya buku ajarnya, namun kalau buku tugas kan saya harus beli baru. Tiap kali saya minta uang ke ayah, agak sedih. Saya minta Rp 16 ribu saja untuk beli buku tugas. Pada sekolah, saya minta dibolehkan beli buku tugas saja karena buku ajarnya sudah punya dari kakak saya. Terus ditolak, jadi nggak bisa beli buku sama sekali. Hanya saya sendiri yang nggak punya buku tugas itu," katanya mengenang kejadian sedih itu. 

Dewi lantas menangis karenanya dan mengadu ke sang guru. Guru itu kemudian menghadap Kepala SMPK Immanuel saat itu, Martin Teopilus. 

"Saya nggak bisa berkata apa-apa. Pak Martin tanya 'Kenapa kamu nggak beli buku?' Saya bilang saya nggak berani minta uang sama ayah, ayah saya nggak punya uang lebih. Akhirnya Pak Martin memberikan saya uang tambahan Rp 16 ribu lagi, dan akhirnya saya dapat satu paket buku. Besoknya, saya dapat beasiswa penuh, saya nggak minta, saya juga nggak tahu bisa dapat beasiswa. Pak Martin memotivasi saya untuk berjuang keluar dari kesulitan ini," tutur Dewi. 

Sebenarnya, keluarga besar Dewi dari ayah dan ibu ada yang mampu dan memiliki kondisi ekonomi yang bagus. Cuma keluarganya pantang meminta-minta. 

"Keluarga kami nggak pernah mau minta bantuan orang lain, saya nggak mau keluarga saya dipandang rendah. Saya mau keluar dari keadaan ini saya buktikan lewat pendidikan, ubah ekonomi keluarga saya, agar orangtua saya anak-anaknya sukses. Ayah saya nggak mampu kasih banyak, dulu selalu antar ke sekolah, perjuangan mereka kasih saya makan lumayan meski kami kekurangan, kami masih bersyukur masih bisa hidup," kenang Dewi yang kini sudah bekerja di Singapura. 
(nwk/iy)

Sumber informasi :   http://news.detik.com/berita/3307429/perjuangan-dewi-suryana-dari-keluarga-tak-mampu-raih-cumlaude-di-ntu-singapura?_ga=1.81119511.182016279.1469001591

Samuel Putra, Jawara Sains Dunia hingga Lulus Summa Cumlaude di Oxford

Foto: Samuel Putra (Dokumen pribadi via Wardaya College) ​

Jakarta - Satu lagi anak muda Indonesia yang membuat bangga, dialah Samuel Leonardo Putra (21). Dia sukses lulus summa cum laude di Universitas Oxford, universitas nomor wahid dunia 2016 versi Times Higher Education!

"Sebenarnya dulu nggak kepikiran sama sekali ke Inggris. Dari awal tak punya cita-cita ke luar negeri, apalagi ke Inggris karena kan biayanya mahal kan poundsterling," tutur Samuel saat berbincang dengan detikcom di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, yang ditulis Selasa (11/10/2016). 

Samuel yang juga peraih medali perak pada Olimpiade Kimia Internasional (OKI) tahun 2012 ini lantas mendapat informasi dari Anton Wardaya, seorang guru dan koordinator kurikulum yang saat itu bekerja di Surya Institute yang bekerja sama dengan SMA Samuel, SMA MH Thamrin Jakarta tentang adanya kesempatan beasiswa Reach Oxford Scholarship untuk negara berkembang, termasuk Indonesia. 

"Untuk bisa dapat beasiswa ini, syaratnya mesti diterima dulu di sana. Melamar dulu seperti biasa, bila lamarannya diterima Oxford, baru dapat melamar beasiswa. Saya ikuti proses masuknya," imbuh pemuda kelahiran Jakarta, 23 November 1994 ini. 

Kebetulan di SMA MH Thamrin juga memakai kurikulum internasional, sehingga ijazahnya bisa langsung melamar ke kampus-kampus di Inggris. Berbagai macam tes mulai dari mengisi formulir aplikasi, esai, referensi dari guru hingga tes masuk berupa pelajaran matematika, fisika, kimia pun dijalani. 

"Sudah lolos segala macam dokumen, tahap terakhir kan interview. Mereka paling selektif tahap interview. Interview di Oxford bukan motivasi, visi dan misi, tapi pertanyaan akademis. Saya melamarnya kan teknik kimia, pertanyaan akademisnya kimia, fisika dan matematika yang bukan level SMA. Oxford mau cari tahu apakah kita mampu menjawab pertanyaan, seberapa cepat kita dapat menangkap pelajaran," tuturnya. 




Foto: Samuel Putra (Nograhany WK/detikcom)

"Mereka (Oxford) nggak mengharapkan untuk bisa langsung menjawab, tapi memberi kita clue, mereka lihat seberapa cepat kita bisa menangkap pertanyaannya, kecepatan analisa, mau kita fokus kecepatan menangkap materi baru. Pertanyaannya sih ada empat, tapi menantang semua," imbuhnya. 

Hasil tes masuk Samuel saat itu diterima, namun sayang lamaran beasiswanya dari Reach Oxford tak lolos. Beasiswa Reach Oxford hanya memberikan beasiswa pada satu hingga dua orang tiap tahun. Bisa dibayangkan ketatnya persaingan beasiswa Reach Oxford. 

Namun, pintu beasiswa Reach Oxford yang tertutup membuka pintu beasiswa lainnya. Karena berhasil meraih perak dalam Olimpiade Kimia Internasional, maka Samuel pun mendapatkan beasiswa Olimpiade Sains Internasional (OSI) dari Pemerintah Indonesia. Beasiswa OSI adalah jalur beasiswa khusus untuk pemenang olimpiade sains dunia.
"Pemenang olimpiade sains internasional memang diberi beasiswa ke mana saja ke seluruh dunia. Yang dapat medali emas dikuliahkan sampai S3, yang perak sampai S2 dan yang perunggu S1. Itu full beasiswa, uang kuliah dan biaya hidup," jelas dia. 

Meski mendapat beasiswa penuh, adakalanya beasiswa itu terlambat 2 bulan. Atau kurs rupiah terhadap poundsterling berubah. Bila hal ini yang terjadi, Samuel mesti menjelaskan kepada pihak kampus untuk memberikan tenggang pembayaran 2 bulan. Bila kurs rupiah berselisih jauh dengan poundsterling, Samuel bisa menambalnya dengan menjadi guru les privat sains untuk siswa SMA atau dibantu yayasan yang memberikan beasiswa di kampusnya. 

Dia lantas berhasil menyelesaikan S1 di jurusan teknik kimia Oxford dalam waktu 3 tahun dengan kategori First Class, yang setara dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,5-4. Di Inggris, penilaian memang tak memakai kuantitatif seperti IPK/GPA namun penggolongan kualitatif seperti First Class, Second Upper (setara IPK 3-3,5), Second Lower (setara IPK 2,5-3) dan Third (setara IPK 2-2,5). 

Selain masuk kategori First Class, Samuel juga mendapat predikat tambahan summa cumlaude. Predikat ini diberikan bagi mahasiswa yang menempati peringkat top 5% di angkatannya. Nah, Samuel sukses menempati peringkat top 4%. 



Foto: Samuel Putra (Dokumen pribadi via Wardaya College)


Karena S1 lulus dengan nilai dan predikat gemilang, maka pihak Oxford mempersilakan Samuel langsung menempuh S2. Pendidikan S2 ini, masih dibiayai beasiswa OSI dari Pemerintah Indonesia. Jenjang S2 di jurusan yang sama ini ditempuhnya dalam waktu 1 tahun, dengan predikat yang sama gemilangnya dengan S1. 

Summa Cumlaude dalam 2 jenjang di universitas nomor satu dunia, bagaimana bisa?

"Saya terbiasa kerja keras. Background saya yang olimpiade itu kan proses seleksinya panjang, pelatihan sana-sini, belajar dari pagi sampai malam, bahkan weekend. Etos kerjanya sudah biasa, ketika kuliah nggak kesulitan, rasanya ringan saja. Saat mengikuti seleksi Olimpiade kita kan belajar analisa soal, menangkap pelajaran yang levelnya lebih tinggi. Nah semangat belajar itu yang saya pertahankan, belajar semaksimal mungkin. Puji Tuhan hasilnya ada," tutur Samuel yang sudah kembali ke Inggris untuk melanjutkan S3 di kampus yang sama ini. 
(nwk/miq)

Sumber informasi : http://news.detik.com/berita/d-3317524/samuel-putra-jawara-sains-dunia-hingga-lulus-summa-cumlaude-di-oxford




Rian, mahasiswa Indonesia di Australia, Brisbane.

Artikel : 

Australia memang memiliki beragam keindahan yang mampu memikat hati para wisatawan, bahkan mahasiswa asal Indonesia pun juga terpikat dengan kenyamanan, kesejukan, dan keramahan yang ditawarkan oleh kota-kota di Australia. Salah satunya Rian, mahasiswa Indonesia yang mengaku senang dam mencintai salah satu kota di Australia, Brisbane. Ingin tahu cerita selengkapnya? Mari kita simak bersama cerita dari Rian berikut ini.





Halo, Rian. Salam kenal. Untuk mengetahui lebih jauh, bisakah diceritakan mengenai profil diri kamu? Baik nama kamu, universitas, jurusan yang diambil, beasiswa atau biaya pribadi, kemudian apakah yang menarik dari kota yang Rian tinggali di Australia? 

Perkenalkan, nama saya Fitri Isharyanto biasa dipanggil Rian. Saya berasal dari keluarga kecil di Bantul Yogyakarta. Pada awal tahun 2013, tepatnya tanggal 8 Januari 2013, saya mendapatkan kesempatan yang besar untuk melanjutkan kuliah di University of Queensland, Australia.

Saya mendapatkan beasiswa Australian Development Scholarship (ADS) atau sekarang bernama Australian Award Scholarship untuk jenjang S2 pada Master of Project Management. Program ini merupakan program beasiswa dari pemerintah Australia untuk mempererat kerja sama antara pemerintah Australia dan Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia.
Program beasiswa ini ditujukan bagi para pegawai negeri sipil maupun non-pegawai negeri/umum untuk melanjutkan studi di Australia. Pada tahun 2012, program ini memberikan beasiswa sebanyak 450 orang dari seluruh Indonesia.

Cuaca di Brisbane lebih bersahabat daripada cuaca di kota-kota lain di Australia, terutama di musim dingin. Saya termasuk orang yang alergi terhadap suhu dingin, jadi Brisbane adalah pilihan terbaik. Selain itu, Brisbane juga dekat dengan lokasi tempat wisata yg terkenal seperti gold coast dan great barrier reef.

Banyak orang mengatakan bahwa kuliah di luar negeri itu sangat membantu kita untuk lebih menghargai perbedaan, juga bisa membantu kita untuk bisa melihat Indonesia di masa depan, membantu kita untuk melihat potensi negara kita yang harus dikembangkan, dan sebagainya.


Nah, bagaimana dengan kamu? Apa yang kamu rasakan ketika bisa kuliah di luar negeri? Apa yang ingin kamu tularkan untuk anak-anak muda di Indonesia? 

Saya sangat setuju dengan pendapat belajar di luar negeri, kita akan lebih menghargai perbedaan dan pendapat orang lain. Perbedaan latar belakang kultural akan menjadikan seseorang untuk lebih menghormati orang lain, karena kita dari kecil sebenarnya sudah diajarkan mengenai toleransi. Saya merasakan bahwa toleransi orang Australia lebih tinggi daripada orang Indonesia sekarang ini. Hal ini mungkin sangat terkait dengan pola pendidikan di Australia yang lebih mengedepankam pembangunan moral anak dibandingkan dengan faktor akademis. Hal ini saya rasakan justru berkebalikan dengan di Indonesia. Tapi, saya selalu berharap bahwa kelak Indonesia akan berubah menjadi lebih baik. Selain itu, kuliah di luar negeri akan meningkatkan rasa cinta terhadap Indonesia, bukan hanya makanannya tapi budaya dan patriotisme terhadap Indonesia. Saya sebenarnya bukan penyuka musik dangdut, tapi waktu kuliah di Australia saya menyukai musik dangdut dan merasa ada suatu kebanggaan lebih menjadi orang Indonesia.


Apa kelebihan dari University of Queensland tempat kamu kuliah, mungkin bisa dilihat dari segi fasilitas, kenyamanan, aturan, dan birokrasinya?

The University of Queensland (UQ) merupakan salah satu universitas terbaik di Australia. Dalam rangking universitas dunia, UQ meraih posisi 80 besar dunia dan nomor 3 di Australia. UQ mempunyai fasilitas pendidikan kelas dunia dengan penyediaan perpustakaan, IT, dosen, ruang kelas yang high technology, olahraga dan fasilitas pendukung lainnya.
UQ terletak di kota Brisbane, ibukota negara bagian Queensland. Dibandingkan dengan Sydney atau Melbourne, Brisbane termasuk kota kecil. Namun, saya merasa Brisbane memiliki beberapa kelebihan terutama dalam hal transportasi publik, fasilitas publik, keramahan penduduk Australia dan komunitas Infonesia, serta cuaca yang tidak berbeda jauh dengan kondisi di Indonesia.

Transportasi publik di Brisbane merupakan sistem transportasi yang terintegrasi. Jadi, kita bisa menggunakan beberapa moda transportasi seperti bus, kereta, dan citycat ferry dengan menggunakan satu kartu "go card translink". Keuntungan lain dari penggunaan translink adalah diskon 50% bagi para mahasiswa yang kuliah di Brisbane karena biaya transportasi di Australia termasuk mahal. Sebagai contoh, kita harus mengeluarkan uang 5 Dollar untuk sekali jalan, tapi kalau menggunakan go card kita hanya di charge 1.6-an Dollar. Jadi, lumayan hemat, bukan? Citycat merupakan moda transportasi yang ikonik di Brisbane. Citycat merupakan transportasi air yang dijalankan oleh pemerintah kota Brisbane. Jadi, jika berkunjung ke Brisbane, kamu harus mencoba citycat ini!
Fasilitas publik di Brisbane sangat mendukung keseimbangan aktivitas warganya, terutama sangat mengutamakan family time. Pemerintah kota Brisbane menyediakan banyak sekali taman kota yang dilengkapi dengan tempat barbeque gratis dan sarana bermain untuk anak-anak. Selain itu, mereka juga menyediakan jalur sepeda dan lari di sepanjang Brisbane River yang biasa digunakan warga Brisbane untuk berolahraga di sepanjang waktu: pagi, siang, sore bahkan malam hari. Saya juga melihat di setiap suburb/desa mempuyai fasilitas publik yang seragam baik yg di deket kota maupun yang jauh dari kota. Saya jadi penyuka sepeda karena biasa diajak teman-teman Indonesia untuk bersepeda di seputaran Brisbane, bahkan pernah bersepeda Brisbane - Surfer Paradise.


Jenis pekerjaan sampingan apa yang biasa dilakukan oleh mahasiswa Indonesia di Australia? Berapa uang yang bisa didapat dari pekerjaan sampingan tersebut?

Di Australia banyak sekali kesempatan untuk bekerja sambilan, tapi harus diingat bahwa pekerjaan sampingan tersebut jangan terlalu membebani tugas utama kita untuk kuliah. Kesempatan bekerja sambilan di Australia dipengaruhi kota dan networking. Peluang mendapatkan pekerjaan sambilan akan lebih besar di kota-kota seperti Melbourne, Adelaide atau Canberra. Saya di Brisbane baru mendapatkan pekerjaan sambilan di semester akhir walaupun di semester 2 sudah apply sana-sini tapi tidak diterima. Carilah info pekerjaan sambilan dari networking terutama teman indonesia yang telah lama tinggal di kota tersebut. Pekerjaan sampingan di OZ biasanya cleaner, kichen hand, shoop keeper, fruit picker, atau bisa juga jualan masakan Indonesia (kalau pintar masak). Rate atau penghasilan per jam juga tergantung kota dan hari. Di Brisbane lumayan tinggi di bandingkan Melbourne atau Sydney. Bekerja waktu weekend biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan weekdays. Berat atu tidak pekerjaan tergantung dari kita sendiri, tapi biasanya lebih ringan bekerja di OZ dibandingkan di Indonesia. Saya kemarin mendapat kerja sampingan sebagai kichen hand di resto kampus. Jadi enak, sehabis kerja bisa langsung kuliah atau ngerjain tugas di library. Per jamnya 17-an Dollar.


Bagaimana karakter dari masyarakat asli Australia terhadap warga pendatang?

Di daerah sekitar UQ, saya merasakan penduduk Australia sangat ramah ato "grapyak" kepada pendatang. Jika saya bertemu dengan mereka di jalan, mereka seringkali menyapa atau selalu tersenyum. Selama satu setengah tahun di Brisbane saya tidak pernah merasakan adanya diskriminasi ras. Justru sebaliknya, saya merasa mereka sangat membantu proses adaptasi di Australia.
Saya juga menyarankan agar bergabung dan berinteraksi dengan komunitas Indonesia. Banyak keuntungan yang didapat yaitu kita masih bisa merasakan suasana Indonesia dalam hal bahasa, makanan dan kegiatan-kegiatan yang masih berkaitan dengan Indonesia yang bisa mengurangi kemungkinan homesick. Banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas Indonesia di Brisbane antara lain: olahraga, kegiatan religius, dan sosial tergantung pada interest kita. Saya hobi olahraga seperti bola, badminton, tenis, mancing dan saya bisa melakukan hal-hal tersebut bersama komunitas Indonesia atau teman-teman kuliah.


Apakah Rian aktif di kepengurusan PPI? Jika iya, apa manfaat yang paling kamu rasakan dengan aktif di organisasi tersebut?

Saya diminta menjadi pengurus PPIA ranting UQ atau University of Queensland Indonesian Student Association (Uqisa) periode 2013-2014 sebagai staff divisi olahraga seni dan budaya. Manfaat terbesar yang saya rasakan adalah saya dapat menambah teman dan networking dan menambah pengalaman saya dalam berorganisasi.


Adakah pesan-pesan atau motivasi yang ingin kamu sampaikan untuk para pelajar Indonesia yang ingin kuliah di luar negeri?

Sebenarnya untuk kuliah di luar negeri itu mudah jika kita benar-benar ingin, terutama bagi para PNS. Jadi, yang pertama dilakukan adalah niat yang kuat untuk mau mencari dan terus mencari peluang. Sekarang banyak beasiswa yang diberikan, baik dari luar negeri seperti AAS ataupun dari dari dalam negeri. Sedikit tips dari saya untuk dapat lolos seleksi adalah terkait dengan penyusunan proposal beasiswa. Akan lebih baik jika kita dapat mengkorelasikan background pendidikan, pengalaman kerja, tipe organisasi, jurusan kuliah yang akan kita ambil dan perencanaan masa depan dalam proposal kita. Mintalah nasehat kepada teman atau atasan kita yang mengerti kemampuan kita, kalau bisa sekalian mereview proposal yang akan kita ajukan ke pihak AAS. Proposal yang bagus akan memudahkan kita dalam proses seleksi wawancara. Memang kelihatannya sulit, tapi saya merasakan bahwa proposal yang saya buat dan di review oleh teman-teman  dan atasan itu memudahkan saya menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara. Karena review dari teman-teman dan atasan saya itu mengharuskan saya untuk men-dig lebih banyak informasi yg diperlukan untuk proses wawancara.

Bahasa adalah masalah kebiasaan. Semakin kita terbiasa dengan suatu bahasa akan lebih mudah kita memahaminya. Memang grammar penting, tapi yang utama kita pikirkan adalah penyampaian message supaya orang lain tau apa yang ingin kita utarakan. Sebelum mengikuti ujian IETLS pada saat seleksi beasiswa, saya mengikuti program persiapan ujian IELTS selama satu bulan walaupun tidak instensif. Yang ingin saya capai dari training tersebut adalah pengenalan ujian IELTS seperti apa bentuk soalnya, waktunya, trik-trik individu untuk menyelesaikan soal serta mengkondisikan diri sendiri untuk bersiap menghadapi ujian IELTS karena IELTS berbeda dengan TOEFL. Alhamdulillah, hasil ujian pas seleksi cukup untuk mendapatkan beasiswa. Setelah mendapatkan beasiswa AAS, saya diberikan pelatihan bahasa Inggris selama 6 bulan. Fase ini sangat berguna untuk membiasakan diri dengan penggunaan bahasa Inggris dalam proses perkuliahan nantinya, termasuk pengenalan tipe penyusunan paper, presentasi dan tugas tugas kuliah lainnya.
Bagi teman-teman yang belum berhasil untuk mendapatkan kesempatan di luar negeri, tetaplah berusaha karena kesempatan itu sekarang sangat terbuka lebar. Luangkanlah lebih banyak waktu untuk belajar bahasa asing dan keluarkanlah investasi untuk mendukung niat kita untuk belajar di luar negeri karena niat tanpa usaha is nothing!





Itu tadi sebuah cerita dan pengalaman dari sahabat kita Rian Isharyanto, yang selalu bersemangat dalam belajar walaupun harus sampai ke negeri seberang. Kamu sebagai kawula muda yang memiliki mas depan cerah, ada baiknya tetap jaga semangat kamu dan ikuti jejak dariRian u ntuk kuliah di luar negeri. Jika kamu ingin info lebih lanjut dan lebih lengkap tentang dunia perkuliahan di luar negeri, tetep pantau berkuliah.com. Salam sukses dan sampai jumpa!